Saya adalah seseorang yang dilahirkan di desa yang terpencil yaitu Desa : Gandekan, Tulas, Karangdowo, Kab. Klaten Jawa Tengah, anak seorang petani kecil yang mempunyai sawah hanya bisa untuk makan saja sehingga saya 4 bersaudara yang sekolah sampai SLTA hanya saya sendiri selebihnya hanya SD itupun karena saya kuat pingin sekolah.
Dari kecil saya ikut nenek sehingga ikatan batinpun lebih dekat sama nenek, walaupun begitu saya sangat bahagia bisa main lumpur gembala kambing dan buruh di kebun tebu, karena kawannya banyak waktu itu saya sangat senang sekali.
Sewaktu duduk di bangku Sekolah Dasar saya berangkat ke sekolah gak pernah pakai sepatu, mungkin waktu itu memang keadaan penduduk kampung sulit ekonominya, bukan hanya saya sendiri tapi semua teman-temanku juga begitu.
Setelah lulus SD saya melanjutrkan sekolah ke SMP NEGRI 2 Cawas yang bertempat di Gombang, dengan semangat yang tinggi pakai sepeda Onta laki2 karena saya orangnya kecil untuk menaikinya harus pandai2 karena kaki jauh untuk sampai ke tanah.
Lulus SMP saya melanjutkan ke SMEA Negri Pedan, di sana banyak teman maupun kenangan. sehingga sampai sekarang yang masih terkenang adalah teman dari SMEA sehingga pada thn 2007 saya pulang kampung waktu lebaran, saya ngajak teman2 untuk mengadakan reuni kecil2an untuk mengingat kenangan masa lalu, canda ria dan cerita masa lalu.
Setelah lulus SMEA saya ingin melanjutkan ke STAN (Sekolah Tinggi Akuntan Negara) di Jakarta, tetapi tidak diterima saya tidak sekolah selama 1 tahun. Tahun berikutnya saya daftar lagi di UGM dan IAIN alhasil yang diterima di IAIN SUNAN KALI JAGA Jogjakarta, namun karena sesuatu hal hanya sampai semester 4 setelah itu saya cabut.
Untuk mengisi pengalaman hidup saya ke Jakarta untuk latihan jualan karena saya perhatikan tetangga saya yang ada di Jakarta yang jualan dan yang bekerja di PT lebih berhasil orang yang jualan, saya coba jualan buah segar, gorengan, maupun jualan kantong plastik di pasar, mungkin Alloh berkendak lain semuanya kurang lancar sehingga pulang kampunglah saya.
Di kampung saya berfikir semakin tambahnya umur saya harus berkarya akirnya saya jualan mie ayam dan bakso di Jogjakarta, tercium temen kuliah bahwa saya jualan datanglah kawan akrab saya Adib Abdul Harits, namun saya juga tidak malu, tapi sekarang aku gak tahu di mana temen2 IAIN angkatan thn 1987 Fakultas Ushuludin kalau ada yang membaca blog ini ternyata temen kuliah tolong kasih komentar dan E-mail ke kamta.sukamta@gmail.com atau kamta@bormindo.com setelah berjalan 1 thn saya berfikir saya harus kawin, akhirnya thn 1991 saya kawin dengan gadis yang tidak jauh dari desa saya hanya jarak 500 mtr.
Dengan adanya punya istri harus bisa mandiri, ekonomi malah semakin terpuruk sehingga mertua menyarankan supaya ikut mas sepupu di Sumatra, akhirnya saya turuti saja anjuran mertua singkat cerita saya pergi ke Sumatra untuk melamar pekerjaan di PT. BOTRMINDO NUSANTARA, di Duri Pekanbaru. untuk menunggu lamaran saya harus mencari uang karena meniggalkan anak dan istri akhirnya saya jualan es krim di Dumai untuk nyambung hidup.
Singkat cerita saya di terima atas bantuan mas sepupu, di sana saya harus menyesuaikan diri untuk bergabung di perusahaan, disinilah saya baru melihat yang namanya komputer itupun masih takut untuk mendekati katanya kalau salah2 datanya bisa hilang, lama kelamaan saya berani tanya sana sini dan saya kursus tapi saya gak nangkap juga, sekian lama dengan perkembangan teknologi informasi saya terus ingin tahu sehingga sekarang ini latihan membuat blog.






wa’alaikum wr.wb,
mbak Titik kenalkan juga saya di facebook di alamat e-mail saya [ kamta.sukamta@gmail.com ]
Terima kasih.
wassalamu ‘alaikum wr wb